Rabu, 27 Februari 2019

Artikel


High Order Thinking Skills (HOTS)
 
 
Selama beberapa bulan terakhir, sepertinya soal HOTS menjadi topik primadona di dunia pendidikan. Soal HOTS pertama kali mulai dibicarakan ketika Kemendikbud mengeluarkan kebijakan untuk memasukkan soal HOTS di Ujian Nasional 2018. Kebijakan ini pun menuai banyak kritik karena diumumkan secara tiba-tiba dan para peserta ujian nasional merasa kesulitan mengerjakan UN 2018 silam.
              Setelah sempat reda, soal HOTS kembali ramai dibicarakan. Kali ini, kebijakan datang dari Kemenristekdikti yang menyatakan bahwa soal HOTS akan masuk di SBMPTN 2019. Kemendikbud pun tetap melanjutkan program mereka untuk memasukkan soal HOTS di UN 2019. Otomatis hal ini menambah panas peperangan kelas 12/sederajat dalam menghadapi UN dan SBMPTN 2019.
                Tapi, sebenarnya apa itu HOTS? HOTS awalnya dikenal dari konsep Benjamin S. Bloom dkk. dalam buku berjudul Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals (1956) yang mengategorikan berbagai tingkat pemikiran bernama Taksonomi Bloom, mulai dari yang terendah hingga yang tertinggi. Konsep ini merupakan tujuan-tujuan pembelajaran yang terbagi ke dalam tiga ranah, yaitu Kognitif (keterampilan mental seputar pengetahuan), Afektif (sisi emosi seputar sikap dan perasaan), dan Psikomotorik (kemampuan fisik seperti keterampilan).
                Yang termasuk kategori High Order Thinking Skill yaitu create (mencipta), evaluate (mengevaluasi), analysis (menganalisis). Sedangkan yang termasuk kedalam kategori Lower Order Thinking Skill yaitu apply (menerapkan), understand (memahami), remember (mengingat). Sekarang ini para pelajar dituntut untuk menguasai cara berpikir tingkat tinggi tersebut, atau yang sering kita dengar dengan kata HOTS.
                Pada tahun lalu, Soal HOTS dimasukkan dalam ujian nasional, banyak siswa kelas 12 yang mengeluh karena tidak adanya pemberitahuan terlebih dulu tentang hal ini dari pemerintah sehingga nilai ujian nasional tahun 2018 sedikit menurun dibandingkan tahun lalu.
                Tahun 2019 ini, Pemerintah mengumumkan bahwa soal HOTS akan kembali dimasukkan dalam soal ujian nasional dan akan ditambah jumlahnya, serta akan diujiankan pula dalam UTBK. Hal itupun menambah kekhawatiran kelas 12 yang akan mengikuti ujian tahun ini dan menjadi trending di kalangan pendidikan.
                Tapi sebenarnya kita tidak perlu menjadikan itu suatu hal yang harus ditakutkan, karena apabila kita belajar dengan sungguh – sungguh, kita pasti bisa menaklukannya dengan baik. Karena Soal HOTS ini hanya pengubahan bentuk soal dari soal LOTS dengan perubahan berbentuk soal cerita, dan lainnya.



2 komentar: